Ibu dan Kekasihku

Ibuku begitu menyayangiku, sehingga terkesan protek dalam menjagaku.
Kekasihkupun sangat menyayangiku, sehingga selalu ingin mengajakku pergi untuk bersenang-senang.
Ibuku yang tidak mengizinkanku keluar rumah membuat kekasihku merasa tidak direstui.
Keegoisan mereka dalam menyayangiku telah mengorbankan perasaanku.
Aku yang sangat menghormati ibuku juga tidak mau mengecewakan kekasihku.
Apa yang harus aku lakukan???

12 Responses to Ibu dan Kekasihku

  1. kenanga mengatakan:

    pertahankan keduanya yah…

  2. Triunt mengatakan:

    Hmm, gmana yah.
    takut salah ngomong nih.
    ya menurutku kalo ortu kita kagak ngijinin kita keluar rumah itu artinya mereka blm memberikan kepercayakan kepada kita, okelah kalo masalah umur *misal masih SMP*
    tapi bukankah semakin dikekang tar sekali dibebasin *misal jadi anak kos gara2 kuliah* justru malah over bebas nantinya dan tidak terkontrol.
    Sabar yah :) .
    kemaren kgak bisa koment disini he :mrgreen:

  3. the riza de kasela mengatakan:

    Shalat istikharah dulu deh
    ______________________________________________
    Tidak menolak kunjungan Anda ke blog saia yang lain di http://rizaherbal.wordpress.com/

  4. zulhaq mengatakan:

    Mintalah si kekasih untuk melakukan pendekatan lebih terhadap orang tua lw. Lakukan itu dengan sabar hingga kedekatan si kekasih ma ibu, benar2 kedekatan atas kenyamanan dan kepercayaan yang kuat.

    Kalo berhasil melakukan pendekatan, nikmatilah hasilnya

  5. bocahbancar mengatakan:

    Mari bertakbir seraya memuji nama-Nya.
    Allahu Akbar 3x
    Laa Ilaa Ha Illallahu Allahu Akbar

    Allahu Akbar Walillah Ilham. KUMANDANGKAN TAKBIR KEMENANGAN!!!!!

  6. bocahbancar mengatakan:

    Salam kenal sahabat Baruku :)

  7. kakve-santi mengatakan:

    uhm.. mungkin yang paling dibutuhkan adalah komunikasi.. si ibu mungkin belum kenal betul siapa orang yang menyanyingimu.. dan kekasihmu itu, juga harus mengerti bahwa “senang” adalah kata yang tepat ketika orang lain disekitar kita juga ikut merasa senang..

  8. Hariez mengatakan:

    ikuti katahati yang menurutmu benar dan tidak akan kau sesali

    selamat malam dan selamat beristirahat :D

    -salam- ^_^

  9. riankurus mengatakan:

    Sebuah pilihan. Aku lebih menuruti apa kata Ibu. Aku pun pernah di posisi itu. Malah aku harus memilih cinta 25 tahunku atau cinta 1 tahunku dengan berat hati.
    Dan akhirnya, aku memilih cinta 25 tahunku. :)
    Sakit memang, putus dengan kekasih. tapi semua ada hikmahnya kok. Sudah kubuktikan.
    Salam kenal

  10. tary si lempah kuning mengatakan:

    sabar yah, sholat, dengan menghadap sang pencipta…maka akan mudah menjalani itu semua,

  11. bocahbancar mengatakan:

    Selalu ada jalan terbaik kok…
    Solusinya, komunikasikan… Okay ;)

  12. technomizer mengatakan:

    tanyalah pada hatimu, ikuti nuranimu, dan lakukan yang terbaik bagimu.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.